Ammar Zoni Divonis 7 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: Tak Puas? Silakan Ganti Pengacara!
JAKARTA, iNews.id – Polemik pascavonis 7 tahun penjara terhadap aktor Ammar Zoni kian memanas. Di tengah isu adanya kekecewaan dari pihak keluarga, kuasa hukum Ammar, Jon Mathias, justru melontarkan pernyataan tegas yang terkesan menantang.
Jon menegaskan dirinya belum menerima keluhan langsung dari keluarga inti kliennya terkait putusan majelis hakim. Dia bahkan mempertanyakan sumber isu yang menyebut adanya ketidakpuasan tersebut.
“Keluarga yang mana? Saya belum ada yang protes ke saya. Ini keluarganya,” ujar Jon sambil menunjuk pihak keluarga yang hadir di lokasi persidangan, Kamis (23/4/2026).
Namun, pernyataan paling menyita perhatian datang saat dia secara terbuka mempersilakan jika ada pihak keluarga yang tidak puas dengan hasil vonis maupun kinerja tim kuasa hukum. Jon menegaskan, pergantian pengacara adalah hal yang sah dan bukan masalah.
Divonis 7 Tahun Penjara, Ammar Zoni Punya Waktu 7 Hari Putuskan Banding atau Tidak
“Kalau ada pihak keluarga tidak menerima keputusan itu, ya bisa ganti PH juga, nggak ada masalah. Kalau mau ganti PH silakan, PH juga ribuan di Jakarta,” katanya blak-blakan.
Pernyataan ini sontak memicu spekulasi adanya ketegangan di dalam kubu internal Ammar Zoni. Apalagi, sebelumnya sempat beredar kabar bahwa seorang bernama Dokter Kamelia mengeluhkan vonis yang dijatuhkan kepada Ammar.
Ammar Zoni Divonis 7 Tahun Penjara, Sempat Alami Tekanan Psikologis
Menanggapi hal tersebut, Jon kembali menegaskan dirinya tidak mengetahui posisi Dokter Kamelia dalam lingkar keluarga kliennya.
“Saya nggak tahu itu (Dokter Kamelia) sebagai keluarga atau bukan,” tambahnya.
Meski membuka peluang pergantian kuasa hukum, Jon tetap mengingatkan agar situasi tidak semakin keruh akibat campur tangan pihak luar. Dia meminta hanya keluarga inti yang berbicara dan mengambil sikap terkait langkah hukum selanjutnya.
“Kami minta yang bukan keluarga dekat jangan memancing suasana panas,” tegasnya.
Vonis 7 tahun penjara terhadap Ammar Zoni sendiri menjadi sorotan publik sejak awal dibacakan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Kini, bukan hanya perkara hukum yang disorot, tetapi juga dinamika internal yang mulai terkuak ke permukaan.
Situasi ini pun memunculkan pertanyaan besar: akankah keluarga tetap solid mendukung langkah hukum yang ada, atau justru memilih jalan baru dengan mengganti tim kuasa hukum? Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga inti terkait isu tersebut.
Editor: Muhammad Sukardi