Siapakah Ali Imran yang Namanya Menjadi Surat Ketiga di Al Quran?
Nabi Yahya juga merupakan kabar gembira bagi yang ayah setelah mencapai usia yang tua, sebagaimana Allah Ta’ala berfirman:
"Di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa”. Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakariya, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (katanya): “Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang saleh" (Quran Ali Imran: 38-39)
Nabi Yahya adalah seorang pemuda yang cerdas yang diberi keistimewaan akhlak. Beliau senantiasa duduk di mihrab-mihrab ilmu. Senang mengkaji Taurat, berilmu dan mengamalkan kandungan kitab suci itu.
Yahya adalah orang yang berbicara dengan kebenaran dan tidak takut terhadap celaan dan ancaman orang-orang yang zalim.
Itulah riwayat mengenai siapa Ali Imran (Keluarga Imran). Imran adalah keluarga mulai yang di kemudian hari menurunkan manusia mulia seperti Nabi Isa dan Nabi Yahya.
Editor: Komaruddin Bagja