Hukum Tajwid Surat Ali Imran Ayat 90, Lengkap dengan Penjelasan dan Cara Bacanya
JAKARTA, iNews.id - Hukum tajwid surat Ali Imran ayat 90 dapat menjadi pelajaran penting dan bermanfaat. Khususnya dalam memahami kaidah tajwid ketika membaca ayat Al Quran.
Terdapat sejumlah kaidah bacaan yang perlu dipahami dalam ayat tersebut. Mengetahui hukum bacaan sesuai tajwid sangat penting agar ayat yang dibaca tidak salah pemaknaannya. Terlebih, banyak makna yang disampaikan dalam Ali Imran ayat 90.
Berikut ini adalah bunyi dan arti surat Ali Imran ayat 14:
قَالَتْ رَبِّ اَنّٰى يَكُوْنُ لِيْ وَلَدٌ وَّلَمْ يَمْسَسْنِيْ بَشَرٌ ۗ قَالَ كَذٰلِكِ اللّٰهُ يَخْلُقُ مَا يَشَاۤءُ ۗاِذَا قَضٰٓى اَمْرًا فَاِنَّمَا يَقُوْلُ لَهٗ كُنْ فَيَكُوْنُ
Artinya: Dia (Maryam) berkata, “Ya Tuhanku, bagaimana mungkin aku akan mempunyai anak, padahal tidak ada seorang laki-laki pun yang menyentuhku?” Dia (Allah) berfirman, “Demikianlah Allah menciptakan apa yang Dia kehendaki. Apabila Dia hendak menetapkan sesuatu, Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu.
اِنَّ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا بَعۡدَ اِيۡمَانِهِمۡ ثُمَّ ازۡدَادُوۡا كُفۡرًا لَّنۡ تُقۡبَلَ تَوۡبَتُهُمۡۚ وَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الضَّآ لُّوۡنَ