Shalat Sunnah Rawatib: Jenis, Niat, dan Tata Cara
1. Dua rakaat sebelum salat shalat dzuhur.
2. Dua rakaat sesudah salat shalat dzuhur.
3. Dua rakaat sesudah salat shalat maghrib.
4. Dua rakaat sesudah salat shalat isya.
5. Dua rakaat sebelum salat shalat subuh.
Sedangkan, shalat sunnah ghairu muakkad adalah shalat sunnah yang tidak dikuatkan. Sebab Rasulullah SAW jarang melaksanakannya (terkadang dikerjakan, terkadang tidak dilaksanakan oleh Rasulullah SAW). Adapun jumlah rakaat secara keseluruhannya yaitu ada sepuluh yang terdiri dari:
1. Dua rakaat sebelum shalat dzuhur (selain dua rakaat yang muakkad).
2. Dua rakaat sesudah shalat dzuhur (selain dua rakaat yang muakkad).
3. Empat rakaat sebelum shalat ashar.
4. Dua rakaat sebelum shalat maghrib.
5. Dua rakaat sebelum shalat isya.
Shalat rawatib baik yang muakkad atau ghairu muakkad adalah shalat sunah yang tidak dianjurkan berjamaah. Adapun keutamaan dari pelaksanaan salat ini adalah agar menambah pahala atau menambal kekurangan pada shalat fardhu.
1. Niat Shalat Rawatib sebelum Shalat Subuh
اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى