Pernyataan Lengkap Dokter Piprim soal Bolos 28 Hari yang Picu Pemecatan oleh Menkes
"Tapi karena mereka tetap menggunakan mutasi ini sebagai hukuman agar IDAI tidak bersuara lantang, agar IDAI tidak mendukung independensi kolegium, maka jawabannya satu, Anda tetap harus melaksanakan keputusan mutasi," tambah dr Piprim.
Dia melanjutkan, "Itulah sebabnya kenapa saya kemudian maju ke PTUN mempermasalahkan mutasi saya yang tidak sesuai dengan prosedur mutasi seorang ASN."
Di keterangan yang sama, dr Piprim pun menjelaskan alasan dia tidak mau masuk ke RSUP Fatmawati. Menurutnya, itu karena cara-cara mutasi yang betul-betul sebagai hukuman buatnya. Tujuannya untuk menekan organisasi IDAI.
"Buat menekan dan membungkam suara kritis yang saya dan teman-teman saya lakukan dari IDAI. Itu yang saya tolak," tegasnya.
"Demikian agar jelas masalah 28 hari ini. Mudah-mudahan anak-anak Indonesia tetap sehat apa pun yang nanti terjadi, saya percaya bahwa musuh kita bersama adalah mortalitas dan morbiditas anak-anak Indonesia. Salam sehat," tambah Dokter Piprim.
Editor: Muhammad Sukardi