Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Tanda Gangguan Kesuburan pada Pria, Jangan Abai Bisa Sulit Punya Anak
Advertisement . Scroll to see content

Mitos atau Fakta Ukuran Buah Zakar Berkaitan dengan Kesuburan Pria, Ini Penjelasan Dokter

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:27:00 WIB
Mitos atau Fakta Ukuran Buah Zakar Berkaitan dengan Kesuburan Pria, Ini Penjelasan Dokter
Dokter mengungkapkan ukuran buah zakar dapat menjadi salah satu indikator awal untuk menilai potensi gangguan kesuburan pada pria. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

dr Jefry mengatakan buah zakar merupakan tempat produksi sperma. Karena itu, ukuran organ tersebut dapat memberikan gambaran awal mengenai kemampuan tubuh menghasilkan sperma.

"Salah satunya itu adalah ukuran buah zakar pria sebagai pabrik penghasil sperma. Idealnya ukurannya itu lebih dari 10 ml, atau kira-kira berukuran lebih dari satu ruas jempol orang dewasa," katanya dalam video di kanal YouTube miliknya, dikutip Senin (13/7/2026).

Dia mengingatkan pria untuk waspada apabila ukuran buah zakar terasa lebih kecil dari normal atau bahkan sulit diraba.

"Hati-hati kalau misalnya kita ngerasa ya buah zakar kita kok ukurannya kecil. Apalagi kalau kita pegang di kantong ternyata buah zakar kita enggak keraba sama sekali. Karena kalau ukurannya kecil atau bahkan tidak ada, maka ini dapat menyebabkan produksi spermanya menjadi tidak optimal," ujarnya.

Meski begitu, dr Jefry menegaskan ukuran buah zakar bukan satu-satunya penentu kesuburan. Diagnosis infertilitas harus ditegakkan melalui pemeriksaan medis, terutama analisis sperma di laboratorium yang menjadi standar untuk menilai jumlah, bentuk, dan pergerakan sperma.

Selain ukuran buah zakar, pria juga perlu mewaspadai gejala lain, seperti nyeri pada buah zakar saat beraktivitas, gairah seksual yang menurun, gangguan ereksi, hingga kesulitan saat berhubungan intim. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan gangguan hormon yang berperan penting dalam proses pembentukan sperma.

Karena itu, pria yang mengalami salah satu atau beberapa gejala tersebut disarankan segera berkonsultasi dengan dokter spesialis andrologi. Pemeriksaan sejak dini dapat membantu menemukan penyebab gangguan kesuburan sehingga penanganan yang tepat bisa dilakukan lebih cepat.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut