Dokter Ungkap 50 Persen Masalah Susah Punya Anak Berasal dari Faktor Pria
JAKARTA, iNews.id – Banyak pasangan yang masih menganggap masalah kesuburan identik dengan perempuan. Akibatnya, saat program kehamilan belum berhasil, pemeriksaan sering kali hanya dilakukan kepada istri.
Padahal, faktor kesuburan pria memiliki kontribusi yang sangat besar dalam kasus infertilitas. Sebab itu, suami juga perlu menjalani pemeriksaan apabila pasangan belum dikaruniai anak setelah satu tahun menikah.
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi sekaligus influencer kesehatan, dr Fajar Alam, menegaskan bahwa pemeriksaan kesuburan tidak boleh hanya dibebankan kepada perempuan. Menurut dia, suami juga harus menjalani evaluasi kondisi reproduksi.
"Kapan suami wajib diperiksa kesuburannya? Jangan hanya periksa istri aja ya. Suami juga harus diperiksa kesuburannya apabila sudah satu tahun menikah, tapi belum juga hamil. Tanpa KB, tapi juga belum hamil," kata dr Fajar Alam, dikutip Sabtu (20/6/2026).
Dia menjelaskan, faktor pria menyumbang sekitar 40 hingga 50 persen kasus infertilitas. Angka tersebut menunjukkan bahwa peluang terjadinya gangguan kesuburan pada pria hampir sama besarnya dengan perempuan.