Infertilitas Makin Banyak Dialami Pasangan Muda Indonesia, Apa Penyebabnya?
JAKARTA, iNews.id - Kasus infertilitas atau gangguan kesuburan kini semakin banyak dialami pasangan muda di Indonesia. Kondisi ini bukan lagi persoalan yang hanya muncul pada usia di atas 40 tahun, tetapi juga mulai ditemukan pada pasangan usia produktif yang baru menikah.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan, infertilitas telah menjadi masalah kesehatan global yang angkanya terus meningkat. Hal ini membawa kekhawatiran tersendiri di tengah ancaman dunia yang semakin modern.
"Secara global, WHO mencatat sekitar satu dari enam orang di seluruh dunia mengalami infertilitas," ujar Dante dalam acara relaunching Klinik Yasmin RSCM di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Di Indonesia, persoalan kesuburan juga tidak bisa dianggap kecil. Data 2022 menunjukkan sekitar 6 juta pasangan usia subur membutuhkan intervensi medis untuk menangani gangguan fertilitas.
Lebih lanjut, banyak orang masih menganggap infertilitas sepenuhnya berasal dari pihak perempuan. Padahal, faktor laki-laki menyumbang angka yang cukup besar.