15 Persen Pria di Indonesia Alami Gangguan Kesuburan, Ini Penyebabnya
JAKARTA, iNews.id - Gangguan kesuburan atau infertilitas masih menjadi masalah kesehatan reproduksi yang cukup tinggi di Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sekitar 10 hingga 15 persen pasangan usia subur mengalami infertilitas, yang berarti jutaan pasangan membutuhkan penanganan medis untuk memperoleh keturunan.
Jika direpresentasikan berdasarkan jumlah pasangan usia subur, diperkirakan sekitar empat hingga enam juta pasangan di Indonesia mengalami masalah kesuburan. Kondisi ini menjadikan edukasi mengenai infertilitas, termasuk pada pria, semakin penting dilakukan.
Masalah tersebut juga sejalan dengan temuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pada 2025, WHO mencatat sekitar 17,5 persen populasi dewasa atau satu dari enam orang di dunia mengalami infertilitas.
Dokter spesialis andrologi dan kesehatan reproduksi pria, dr Jefry Tribowo, mengatakan gangguan kesuburan pada pria sebenarnya dapat dikenali lebih awal melalui beberapa tanda pada tubuh. Namun, kepastian diagnosis tetap harus dilakukan melalui pemeriksaan medis, terutama analisis sperma di laboratorium.
Menurutnya, salah satu indikator yang perlu diperhatikan adalah ukuran buah zakar karena organ tersebut berfungsi sebagai tempat produksi sperma.