Makan Gorengan Tiap Hari Saat Buka Puasa, Amankah?
Analisis tersebut juga menunjukkan bahwa, dengan setiap tambahan 114 gram gorengan yang dikonsumsi per minggu, risiko tersebut meningkat sebesar 12%.
Penambahan berat badan berdampak langsung pada lemak tubuh, dan penelitian menunjukkan bahwa penyakit kronis dapat disebabkan oleh peningkatan BMI.
Meskipun sedikit penambahan berat badan tidak terlalu menjadi kekhawatiran, namun penambahan berat badan yang terus menerus akibat perubahan gaya hidup dapat menjadi kekhawatiran seiring berjalannya waktu.
Sebuah penelitian pada tahun 2014 yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa seringnya konsumsi makanan yang digoreng dikaitkan secara signifikan dengan risiko terkena diabetes tipe 2.
Para peneliti di Harvard School of Public Health menemukan hasil serupa setelah memeriksa data lebih dari 100.000 pria dan wanita selama 25 tahun.
Mereka menemukan bahwa peserta yang makan gorengan antara empat dan enam kali seminggu memiliki peningkatan risiko 39% terkena diabetes tipe 2, dibandingkan dengan mereka yang memakannya kurang dari sekali seminggu. Lebih jitu lagi? Peserta yang makan makanan tersebut tujuh kali atau lebih per minggu memiliki peningkatan risiko 55% terkena kondisi tersebut.
Dari paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa makan gorengan tiap hari saat buka puasa tidak aman bagi kesehatan dan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit.
Oleh sebab itu, Anda harus bisa membatasinya dengan hanya mengonsumsi gorengan maksimal seminggu sekali dalam porsi kecil.
Pertanyaan mengenai makan gorengan tiap hari saat buka puasa, amankah sudah terjawab bukan? Semoga artikel ini bermanfaat.
Editor: Komaruddin Bagja