Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Anak Demam Tinggi Mendadak di Musim Hujan, Waspada Demam Berdarah!
Advertisement . Scroll to see content

Makan Gorengan Tiap Hari Saat Buka Puasa, Amankah?

Kamis, 21 Maret 2024 - 16:59:00 WIB
Makan Gorengan Tiap Hari Saat Buka Puasa, Amankah?
Makan gorengan tiap hari saat buka puasa (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content


Dari penelitian tersebut, kelompok yang makan gorengan paling banyak mempunyai risiko 28% lebih tinggi terkena stroke dan serangan jantung dibandingkan dengan mereka yang makan gorengan hanya sekali dalam seminggu.


2. Meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular


Analisis gabungan yang sama juga mengungkapkan bahwa peserta yang makan gorengan dalam jumlah tertinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung koroner sebesar 22%. 


Ashely Kitchens, MPH, RD, LDN sebelumnya menjelaskan bagaimana makanan yang digoreng dapat merusak kesehatan jantung seseorang.


 “Saat makanan digoreng, kalorinya menjadi lebih padat karena bagian luar makanan kehilangan air dan menyerap lemak [atau] minyak,” katanya.  


Minyak yang digunakan dalam makanan yang digoreng mengandung lemak trans, yang telah terbukti meningkatkan LDL atau low-density lipoprotein. Kolesterol tinggi ini dapat menumpuk di dinding arteri dan menyebabkan penyakit jantung yang dikenal sebagai aterosklerosis.

3. Meningkatkan risiko gagal jantung 


Kesimpulan ketiga dari penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Heart adalah bahwa partisipan yang paling banyak mengonsumsi gorengan memiliki risiko gagal jantung sebesar 37% lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang mengonsumsi gorengan lebih sedikit. 


Gagal jantung digambarkan sebagai kondisi kronis dan progresif di mana otot jantung tidak mampu memompa darah sebanyak yang seharusnya, menurut American Heart Association.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut