Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Meski Kasus Campak Turun Tajam, Kemenkes Ingatkan Tim Medis Tidak Abaikan Gejala Penyakit
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Campak Turun 93 Persen, Kemenkes Pastikan Pengawasan Tetap Ketat

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:52:00 WIB
Kasus Campak Turun 93 Persen, Kemenkes Pastikan Pengawasan Tetap Ketat
Pemerintah memastikan pengawasan terhadap kasus Campak tetap berjalan ketat meski kasus terus menurun. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

Meski angka kasus mengalami penurunan signifikan, Kemenkes tetap mencatat adanya korban jiwa akibat campak pada tahun ini.

Secara nasional, terdapat 10 kasus kematian akibat campak sepanjang 2026. Salah satu kasus menimpa seorang dokter internsip di Kabupaten Cianjur.

Dokter tersebut berinisial AMW (25) dan meninggal dunia pada 26 Maret 2026 akibat komplikasi campak yang menyerang jantung dan otak.

AMW diduga terpapar virus saat menangani pasien campak pada 8 Maret. Dia tetap menjalankan tugas meski mengalami demam sejak 18 Maret.

Kondisinya kemudian memburuk dengan munculnya ruam pada 21 Maret. Setelah mengalami penurunan kesadaran, dia dirawat di ICU RS Cimacan namun tidak tertolong. Hasil pemeriksaan laboratorium Biofarma memastikan AMW positif terinfeksi campak.

Kasus ini terjadi saat Kabupaten Cianjur mencatat 15 suspek campak dengan 10 kasus terkonfirmasi. Lonjakan kasus di daerah tersebut terjadi pada minggu ke-10.

Kemenkes mengingatkan meski tren menurun, masyarakat tetap perlu waspada terhadap penularan. Kementerian juga mengimbau masyarakat serta tenaga kesehatan yang belum mendapatkan vaksin untuk segera melengkapi imunisasi guna memutus rantai penyebaran penyakit ini.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut