Kasus Campak Turun 93 Persen, Kemenkes Pastikan Pengawasan Tetap Ketat
Kemenkes memastikan sistem surveilans tetap aktif dan berjalan secara real-time. Pemantauan dilakukan melalui metode New All Record (NAR) serta Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) yang berasal dari laporan fasilitas kesehatan.
Data tersebut kemudian diverifikasi kembali dengan dinas kesehatan daerah untuk memastikan keakuratan laporan.
“Pengawasan dilakukan secara real-time melalui metode New All Record (NAR) dan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) dari fasilitas kesehatan, yang kemudian diverifikasi silang dengan dinas kesehatan daerah,” kata dr Andi.
Meski angka kasus mengalami penurunan signifikan, Kemenkes tetap mencatat adanya korban jiwa akibat campak pada tahun ini.
Secara nasional, terdapat 10 kasus kematian akibat campak sepanjang 2026. Salah satu kasus menimpa seorang dokter internsip di Kabupaten Cianjur.