Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perempuan 40 Tahun ke Atas Dianjurkan Rutin Olahraga, Ini Alasannya
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Jadi Kacang Lupa Kulit, Dokter Ungkap soal Kesehatan Mental

Senin, 20 Juli 2026 - 07:03:00 WIB
Jangan Jadi Kacang Lupa Kulit, Dokter Ungkap soal Kesehatan Mental
Dalam ilmu psikologi, istilah Kacang Lupa Kulit dapat berdampak pada kesehatan mental dan kualitas hubungan sosial seseorang. (foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut dr Aditya, orang yang secara konsisten mempraktikkan rasa syukur cenderung memiliki tingkat stres yang lebih rendah, emosi yang lebih stabil, serta ketahanan mental (resilience) yang lebih baik saat menghadapi berbagai tantangan hidup.

Sebaliknya, ketika seseorang hanya berfokus pada pencapaiannya sendiri dan merasa seluruh keberhasilan diraih tanpa bantuan siapa pun, hubungan dengan orang-orang di sekitarnya berpotensi merenggang. Sikap tersebut juga dapat meninggalkan luka emosional bagi mereka yang pernah memberikan pertolongan.

"Sebaliknya, ketika seseorang selalu fokus pada dirinya sendiri dan mengabaikan kontribusi orang lain, hubungan yang dulu dekat itu bisa perlahan merenggang. Karena orang mungkin lupa apa yang kita berikan, tapi mereka jarang lupa bagaimana mereka dihargai atau diabaikan," katanya.

Dia pun mengingatkan bahwa menghargai setiap dukungan yang diterima bukan sekadar bentuk kesopanan, melainkan kebiasaan yang dapat memperkuat hubungan interpersonal sekaligus menjaga kesehatan mental dalam jangka panjang.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut