Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Memprihatinkan, 20 Ribu Bayi di Indonesia Berpotensi Alami Kelainan Jantung
Advertisement . Scroll to see content

Banyak Remaja Indonesia Terdeteksi Gangguan Mental, Kemenkes Bongkar Datanya! 

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:33:00 WIB
Banyak Remaja Indonesia Terdeteksi Gangguan Mental, Kemenkes Bongkar Datanya! 
Anak sekolah lebih rentan depresi ketimbang orang dewasa. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gangguan kesehatan mental pada remaja Indonesia menjadi salah satu temuan yang paling disorot dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

Hasil skrining terbaru menunjukkan gejala depresi mulai banyak ditemukan sejak usia sekolah menengah pertama (SMP) dan angkanya meningkat pada kelompok sekolah menengah atas (SMA).

Temuan tersebut berasal dari pelaksanaan CKG yang hingga 5 Juli 2026 telah diikuti sekitar 59,6 juta masyarakat. Berdasarkan pemetaan hasil skrining, Kemenkes menemukan bahwa masalah kesehatan yang dialami anak berubah seiring bertambahnya usia.

Pada kelompok anak sekolah dasar (SD), persoalan kesehatan masih didominasi oleh karies gigi, hipertensi, gangguan status gizi, serta gangguan pendengaran dan penglihatan.

Namun, memasuki usia SMP, pola tersebut mulai bergeser. Selain karies gigi yang masih menjadi masalah utama, kelompok usia ini mulai menunjukkan gejala gangguan kesehatan jiwa berupa depresi. Kondisi tersebut juga disertai risiko tuberkulosis (TBC), hipertensi, dan gangguan status gizi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut