Gen Z Rentan Alami Gangguan Mental, Medsos Biang Keroknya?
Pandemi disebut meninggalkan dampak psikologis jangka panjang akibat isolasi sosial, perubahan pola belajar, dan berkurangnya interaksi langsung selama beberapa tahun terakhir.
Di sisi lain, para ahli juga menilai meningkatnya angka gangguan mental pada Gen Z dipengaruhi oleh kesadaran yang semakin tinggi terhadap kesehatan mental.
Jika dulu banyak orang memilih diam karena takut stigma, kini generasi muda cenderung lebih terbuka untuk mencari bantuan dan membicarakan kondisi psikologis mereka.
Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa kesehatan mental anak muda tetap perlu menjadi perhatian serius.
Untuk menjaga kesehatan mental, para ahli menyarankan Gen Z mulai lebih bijak menggunakan media sosial. Membatasi waktu bermain gadget, menjaga hubungan sosial di dunia nyata, tidur cukup, rutin berolahraga, dan mencari bantuan profesional saat dibutuhkan menjadi langkah penting untuk mencegah gangguan mental semakin parah.
Para peneliti juga menekankan bahwa media sosial seharusnya tidak sepenuhnya disalahkan. Platform digital dapat menjadi ruang positif jika digunakan secara sehat dan seimbang.
Editor: Muhammad Sukardi