Gen Z Rentan Alami Gangguan Mental, Medsos Biang Keroknya?
Mulai dari tuntutan tampil sempurna, standar kecantikan yang tidak realistis, budaya membandingkan diri, hingga rasa takut tertinggal atau fear of missing out (FOMO) disebut dapat memicu kecemasan dan stres berlebihan.
Selain itu, cyberbullying atau perundungan di dunia maya juga menjadi ancaman serius bagi kesehatan mental remaja dan dewasa muda.
Dalam studi tersebut, angka gangguan kecemasan meningkat hingga 158 persen sejak 1990, sementara depresi naik 131 persen secara global.
Penulis utama penelitian, Dr. Damian Santomauro dari University of Queensland Australia, menyebut anak muda saat ini menghadapi tekanan hidup yang jauh lebih kompleks dibanding generasi sebelumnya.
Selain pengaruh media sosial, faktor lain seperti tekanan akademik, ketidakpastian ekonomi, konflik sosial, hingga dampak pandemi Covid-19 juga ikut memperburuk kondisi mental Gen Z.