Berat Badan Ingin Cepat Turun Tanpa Olahraga Berat, Manfaatkan Zona Bakar Lemak di Pagi Hari
“Kalau seandainya di kurun waktu di sekitar di jam 8-an gitu ya, jam 7 jam 8 habis aktivitas gerak tadi, gerak itu bisa berarti non-exercise activity thermogenesis. Seperti misalnya kayak mungkin cuci piring, beres-beres rumah, mungkin kalau yang cowok, ‘Oh saya mau cuci mobil’ atau bahkan mau langsung aktivitas apa gitu ya, atau mau meeting atau apa silakan saja,” ucap dia.
Ade Rai juga meluruskan anggapan bahwa metode tersebut berarti melewatkan sarapan. Dia menegaskan sarapan tetap bisa dilakukan setelah aktivitas pagi selesai.
Menurutnya, pemilihan menu sarapan juga perlu diperhatikan agar proses pembakaran lemak tidak terganggu. Ade Rai menyarankan konsumsi makanan tinggi protein dan lemak sehat dibandingkan makanan tinggi karbohidrat.
Dia menilai makanan berkarbohidrat dapat memicu lonjakan gula darah yang membuat energi cepat naik dan turun. Kondisi itu berpotensi membuat seseorang kembali merasa lapar dalam waktu singkat.
“Nah, atau tentunya olahraga ya. Nah, kalau habis olahraga atau mau masukin makanan, masukinnya hanya protein dan lemak saja, karena apa? Jawabannya adalah karena protein dan lemak yang tidak memberikan yang namanya lonjakan gula darah yang terlalu drastis dan tinggi, yang menyebabkan terjadinya roller coaster energi yang saya sering bilang,” ujar Ade Rai.
Memanfaatkan zona bakar lemak pada pagi hari, masyarakat yang memiliki kesibukan tinggi tetap dapat menjalankan program penurunan berat badan tanpa harus bergantung pada olahraga berat. Kuncinya adalah membiasakan tubuh untuk aktif bergerak sesaat setelah bangun tidur sebelum mengonsumsi makanan.
Editor: Dani M Dahwilani