Beda Gejala Retinopati Diabetik dengan Katarak, Ini Penjelasannya!
Ketika mulai bergejala, pasien dapat mengalami penurunan kualitas penglihatan secara bertahap, muncul bintik-bintik hitam (floaters), penglihatan bergelombang, hingga kehilangan sebagian lapang pandang.
Informasi ini juga sejalan dengan penjelasan dari American Academy of Ophthalmology (AAO) dan National Eye Institute (NEI) yang menyebut retinopati diabetik sering berkembang tanpa gejala sebelum akhirnya memengaruhi penglihatan.
Prof. Bayu menjelaskan, penurunan fungsi penglihatan akibat retinopati diabetik tidak selalu berupa pandangan yang langsung buram.
"Kalau sudah sampai fase itu, kualitas penglihatan sudah berkurang. Berkurangnya bermacam-macam. Bisa tajam penglihatan berkurang, atau kecerahan berkurang. Jadi kalau lihat lampu 100 watt seperti 80 atau 75 watt. Warna juga bisa berubah, misalnya merah terlihat lebih pink atau warna kuning tampak lebih pudar," katanya.
Artinya, seseorang masih dapat beraktivitas seperti biasa meski fungsi retina sebenarnya sudah mengalami kerusakan.