Anak yang Punya HP Sendiri Berisiko Alami Gangguan Otak, Dokter Ungkap Alasannya
IDAI pun mengingatkan bahwa memberikan ponsel kepada anak bukan solusi untuk menenangkan atau mengalihkan perhatian. Kebiasaan tersebut justru dapat berdampak jangka panjang terhadap perkembangan otak dan kesehatan mental anak.
Sebagai gantinya, orang tua didorong untuk memperbanyak aktivitas fisik, interaksi sosial, dan komunikasi langsung dengan anak. Langkah ini dinilai lebih efektif dalam mendukung perkembangan otak yang optimal.
"Yang dibutuhkan anak adalah kehadiran dan interaksi, bukan layar," tegas dr Fitri.
Melalui peringatan ini, IDAI mengajak orang tua untuk lebih bijak dalam memberikan akses ponsel kepada anak. Sebab, di balik kemudahan teknologi, terdapat risiko serius yang dapat memengaruhi masa depan generasi muda.
Editor: Muhammad Sukardi