Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Klaim Hancurkan Kekuatan Militer Iran: AL dan AU Mereka Lenyap!
Advertisement . Scroll to see content

Video Baru Hizbullah: Rudal dan Drone Kamikaze Lumpuhkan Tank Merkava Israel

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:23:00 WIB
Video Baru Hizbullah: Rudal dan Drone Kamikaze Lumpuhkan Tank Merkava Israel
Hizbullah merilis video terbaru yang memperlihatkan rudal dan drone kamikaze menghancurkan tank Merkava Israel di Lebanon Selatan. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Warga di Kota Tirus mengaku hidup dalam ketidakpastian akibat ledakan yang masih terdengar meski terdapat gencatan senjata. “Situasi ini lebih berat dari sebelumnya. Sudah 45 hari kami berharap keadaan membaik, tetapi ketakutan masih terus ada,” ujar seorang warga.

Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, jumlah korban tewas akibat serangan Israel mencapai 3.020 orang, sedangkan 9.273 lainnya terluka. Tim penyelamat masih bekerja mengevakuasi korban dari reruntuhan dan melakukan identifikasi jenazah, termasuk melalui uji DNA.

Di tengah meningkatnya ketegangan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penundaan serangan terhadap Iran selama dua hingga tiga hari. Keputusan itu diambil setelah permintaan dari Emir Tamim bin Hamad Al Thani, Putra Mahkota Mohammed bin Salman, dan Presiden Mohamed bin Zayed Al Nahyan.

“Kami melakukan pembicaraan yang sangat besar dengan Iran. Saya diminta Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab untuk menundanya dua atau tiga hari karena mereka merasa sangat dekat dengan kesepakatan. Jika tidak ada senjata nuklir di tangan Iran dan mereka puas, kami juga akan puas,” kata Trump.

Trump menegaskan serangan skala besar tetap akan dilakukan jika negosiasi gagal menghasilkan kesepakatan. Sementara itu, Iran menyatakan siap menghadapi segala kemungkinan. Garda Revolusi Iran menggelar latihan perang selama lima hari lima malam dan telah menerima sekitar 10 juta relawan muda yang mendaftar untuk program bela negara.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut