Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Publik Khawatir Hantavirus Jadi Pandemi Jilid 2, Begini Kata Dokter
Advertisement . Scroll to see content

Kaleidoskop 2020: Nelangsa Sektor Industri Dihajar Pandemi Covid-19

Sabtu, 26 Desember 2020 - 23:34:00 WIB
Kaleidoskop 2020: Nelangsa Sektor Industri Dihajar Pandemi Covid-19
industri baja. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Hal itu memancing munculnya kendala keuangan, beban pegawai dan operasional. Adaptasi yang paling memungkinakn dilakukan adalah mengurangi beban itu sendiri, seperti beban pegawai. Pada September, BPS menyebut sebanyak 50,52 persen pelaku usaha makanan, minuman, serta akomodasi memilih melakukan PHK.

Selain mengurangi beban, proses adaptasi yang tak terelakkan adalah menggandeng peran internet dan teknologi informasi (TI) untuk pemasaran. Komponen ini menjadi salah satu cara untuk mempertahankan dan meningkatkan pendapatan.

Pembatasan sosial mengakibatkan cara pemasaran secara konvensional menjadi terbatas. Tentunya sarana online menjadi solusi yang menjanjikan. Keadaan tersebut juga memaksa lahirnya pilihan-pilihan lain, salah satunya diversifikasi usaha.

Diversifikasi usaha mencakup upaya menjalankan proses bisnis seperti biasa namun ada penambahan produk, bidang usaha, dan lokasi bisnis untuk meningkatkan pendapatan. Seperti pada Mei lalu, penutupan pusat perbelanjaan membuat para pedagang memutar otak beralih usaha.

Pada Mei, Ketua Koperasi Tanah Abang Yasril Umar mengatakan kepada MNC Media, para pedagang yang tak bisa menjalankan bisnisnya di toko mulai mencari nafkah dengan cara lain. Mereka banyak yang menjual makanan dan minuman yang dinilai pasti ada pembelinya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut