Kaleidoskop 2020: Nelangsa Sektor Industri Dihajar Pandemi Covid-19
Terdapat 34.559 pelaku usaha yang menjadi responden, melibatkan Usaha Mikro Kecil (UMK) maupun Usaha Menengah Besar (UMB) hingga pertanian, yang disurvei pada Juli 2020 dan dipublikasikan pada September lalu.
Diketahui, tiga sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19, yaitu akomodasi, makanan, dan minuman yang terdampak hingga 92,47 persen. Lalu sektor jasa lainnya hingga 90,90 persen, dan sektor transportasi dan pergudangan terdampak hingga 90,34 persen.
Sedangkan sektor yang paling terendah terdampak Covid-19 meliputi tiga bidang usaha, yaitu bidang usaha yang terkait air dan pengelolaan sampah yang terdampak 68,00 persen, lalu listrik dan gas 67,85 persen. Paling rendah terdampak yaitu real estate 59,15 persen.
Dari berbagai sektor riil yang terdampak tersebut, pelaku usaha yang tersebar di Provinsi Bali, DI Yogyakarta, Banten, dan DKI Jakarta adalah empat provinsi yang pelaku usahanya paling banyak mengalami penurunan pendapatan.
Adaptasi pada Masa Pandemi Covid-19
Tak pernah terbayangkan sebelumnya, Covid-19 yang menyebar dengan cepat memaksa sektor usaha beradaptasi. Diterapkannya PSBB yang di berbagai wilayah memberikan pukulan hebat, terutama penurunan permintaan karena pelanggan/klien yang juga terdampak Covid-19.