Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga BBM Pertamina 19 Juni 2026 jelang Akhir Pekan, Ada yang Naik?
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Perlu Antisipasi Kenaikan Harga Barang dan Jasa

Kamis, 18 Agustus 2022 - 10:27:00 WIB
Pemerintah Perlu Antisipasi Kenaikan Harga Barang dan Jasa
Pemerintah diharapkan melakukan berbagai langkah antisipasi untuk merespons kenaikan harga bahan makanan, BBM, hingga ongkos transportasi. (Foto: MNC Media)
Advertisement . Scroll to see content

Penundaan tarif baru ojol ini juga terkait dengan banyaknya pihak yang merasa keberatan dengan ketentuan tarif baru ojol ini. Saat ini ojol sudah menjadi moda transportasi yang banyak digunakan oleh masyarakat bawah. 

Sehingga jika kebijakan ini diterapkan diyakini akan semakin menggerus daya beli masyarakat yang memang sudah melemah akibat inflasi yang tinggi. Sehingga inflasi pun diprediksi akan meningkat. “Saya perkirakan dengan kenaikan tarif ojol ini inflasi bisa meningkat lebih dari 6 persen,’’ kata Piter.

Menurut Piter, sebelum ada kenaikan tarif ojol inflasi akan berada di kisaran 5 persen sampai 6 persen. Mengapa sebesar itu, karena banyak produsen belum mentransmisikan kenaikan harga-harga bahan baku terhadap harga jual kepada konsumen

Padahal inflasi di tingkat produsen itu sudah lebih dari 10 persen. Sementara inflasi di tingkat konsumen masih 4 persen,” terang Piter.  Nah, kenaikan tarif ojol yang tinggi ini, lanjut Piter, dapat menjadi pemicu bagi produsen untuk mulai menerapkan kenaikan harga bahan baku kepada konsumen.

Dampak langsung dari kenaikan ojol ini tidak hanya akan dirasakan oeh driver maupun konsumen pengguna transportasi berbasis aplikasi ini. Pelaku UMKM juga akan ikut merasakan dampaknya. Sebab selama ini ini aplikasi ojol juga dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk menjajakan dagangannya, serta mengantarkan produk mereka ke tangan konsumen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut