Ombudsman Terima 273 Laporan Terkait Seleksi CASN, Kemendikbudristek Terbanyak
JAKARTA, iNews.id - Ombudsman Republik Indonesia menerima ratusan laporan terkait pelaksanaan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN). Laporan ini masuk dalam Posko Pengaduan Seleksi CASN yang dibuka sejak bulan Agustus lalu.
“Sampai saat ini, jumlah yang masuk ke kami terkait laporan pelaksanan CASN ada 273 laporan. Dengan rincian telah kami selesaikan 44 persen, proses 56 persen,” ujar Plt Kepala Keasistenan Pemeriksaan VI Ombudsman RI, Ahmad Sobirin dalam konferensi persnya, Senin (15/11/2021).
Ahmad menambahkan, jumlah tersebut merupakan akumulasi laporan yang masuk di Ombudsman Pusat maupun di kantor perwakilan di daerah. Ombudsman pusat sendiri menerima sebanyak 121 laporan. Sementara kantor perwakilan Ombudsman sebanyak 152 laporan.
Sobirin menyebut bahwa instansi yang paling banyak dilaporkan adalah Kementerian pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), di mana jumlah laporannya mencapai 65.
Loncat dari Mobil, DPO Pencuri Truk Ditembak Polisi
“Laporan terbanyak adalah Kemendikbud terkait CASN PPPK Guru,” kata dia.
Dia menyebutkan dari temuan Ombudsman disebutkan bahwa kebijakan Afirmasi bagi pelamar PPPK guru belum diterapkan secara maksimal. Seperti pemberian nilai tambahan dan pemberian hak khusus melamar di sekolah induk.
Denpasar Dilanda Angin Kencang, Pohon 10 Meter Timpa Rumah dan Mobil Warga
Kemudian, pelaksanaan teknis Seleksi PPPK Guru Tahap I tidak berjalan maksimal karena live scoring yang terkendala di beberap daerah.
Editor: Aditya Pratama