Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku
Advertisement . Scroll to see content

Duh, Oligarki Ini Perkirakan Rusia Bakal Kehabisan Uang Tahun Depan

Minggu, 05 Maret 2023 - 07:41:00 WIB
Duh, Oligarki Ini Perkirakan Rusia Bakal Kehabisan Uang Tahun Depan
Oligarki Oleg Deripaska memperkirakan Rusia bakal kehabisan uang tahun depan
Advertisement . Scroll to see content

Menurut Deripaska, investor asing terutama dari negara-negara yang ramah terhadap Rusia juga memiliki peran besar. Mereka akan bekerja sama tergantung apakah Rusia bisa menciptakan iklim yang tepat dan pasar yang menarik bagi mereka. 

Sementara itu, negara-negara Barat mengumumkan telah memberikan 11.300 sanksi ke Rusia sejak invasi Kremlin ke Ukraina pada akhir Februari 2022 lalu, dan membekukan cadangan devisanya sekitar 300 miliar dolar AS. Itu dilakukan sebagai upaya untuk membuat Rusia kekurangan dana untuk melanjutkan agresinya.

Namun China membantu ekonomi Rusia, dengan membeli energinya, menggantikan pemasok mesin dan logam dasar negara Barat di antara produk-produk lain, serta memberikan alternatif untuk dolar AS. Kendati demikian, Rusia mengalami kesulitan untuk menggantikan pendapatan yang hilang akibat sanksi, termasuk dari ekspor. 

Data yang dirilis pada Jumat (3/3/2023) menunjukkan nilai impor Uni Eropa dari Rusia anjlok 51 persen antara Februari hingga Desember tahun lalu. Kawasan tersebut adalah salah satu mitra dagang utama Rusia sebelum invasi ke Ukraina, dengan 38 persen ekspor Rusia masuk ke Uni Eropa pada 2020.

Pendapatan pemerintah Rusia merosot 35 persen pada Januari 2023 dibandingkan tahun lalu, sementara pengeluaran melonjak 59 persen, sehingga menyebabkan defisit anggaran mencapai 1.761 miliar rubel, setara 23,3 miliar dolar AS.

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut