Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Klaim AS-Iran Sepakat Damai, Begini Respons Teheran
Advertisement . Scroll to see content

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Jumat, 06 Februari 2026 - 07:45:00 WIB
Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump
Donald Trump menyerukan kesepakatan nuklir yang baru setelah perjanjian dengan Rusia, New START, berakhir (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerukan kesepakatan nuklir yang baru setelah perjanjian dengan Rusia, New START, berakhir. Berakhirnya perjanjian pengendalian senjata nuklir New START antara kedua negara pada Rabu (4/2/2206) memicu kekhawatiran perlombaan senjata baru.

Trump menginginkan perjanjian yang baru memasukkan China karena negara tersebut mengalami kemajuan dalam produksi senjata nuklir. Meski demikian China menolaknya karena jumlah hulu ledak yang dimilikinya masih jauh di bawah AS dan Rusia.

Sementara itu Rusia menginginkan New START, yang disepakati sejak 2010, diperpanjang. 

Trump mengatakan, perjanjian New START yang ditandatangani oleh pendahulunya Barack Obama kemudian diperpanjang oleh Joe Biden, "dinegosiasikan dengan buruk" dan "sedang dilanggar secara terang-terangan" oleh Rusia.

"Kita harus meminta para ahli nuklir untuk membuat perjanjian baru yang lebih baik dan modern, yang bisa bertahan lama di masa depan," kata Trump, di platform media sosial Truth Social, dikutip Jumat (6/2/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut