Alhasil kalau akhir pekan, dia bisa menyambangi banyak street food, apalagi kalau sedang travelling sekaligus kulineran di luar kota atau di luar negeri. “Jadi kalau saya datang ke suatu tempat, daftar tempat kuliner yang akan saya kunjungi itu sudah panjang. Contohnya waktu saya ke Surabaya beberapa waktu lalu, dalam satu hari bisa delapan tempat yang saya kunjungi. Bisa dibayangkan kan, gimana kondisi perut saya? Pastinya kenyang banget," kata pemuda bertubuh gemuk ini merebak.
Sebagai seorang content creator kuliner yang memang hobi makan, Wandy tidak memungkiri hal ini membuat bobot tubuhnya semakin subur. Kalau pada awal memulai profesi ini bobot tubuhnya hanya 68 kg, kini timbangannya sudah naik hampir dua kali lipat dari bobot semula.
Kondisi seperti ini tentunya mendapat perhatian khusus dari penggemar hidangan khas Yogyakarta ini. Untuk membuatnya tetap sehat meski dengan bobot tubuh berlebih, Wandy rutin berolahraga untuk membakar lemak. Olahraga yang dipilihnya adalah berenang dan cardio.