“Land Rover ini kendaraan bermotor pertama yang digunakan di gurun Dubai dan menjadi simbol warisan Dubai,” kata Ali, si pemandu.
Pemandu pun membawa kami memasuki area konservasi gurun Dubai. Bak mobil yang terbuka membuat angin gurun dengan mudah menyapu wajah dan rambut. Mobil melaju kencang membelah jalan padang pasir yang tidak rata, membuat tubuh sesekali terguncang-guncang.
Beberapa kali pemandu memperlambat kecepatan untuk menceritakan bagaimana masyarakat tradisional Bedouin bertahan hidup pada masa lalu di gurun. Dia juga mengungkap pentingnya konservasi satwa di padang gurun Dubai.
Di perjalanan, kami melihat sejumlah satwa. Salah satunya oryx, yang berdiri anggun di antara semak-semak gurun. Satwa mirip dengan rusa ini memiliki ciri khas bulu warna putih mencolok dan tanduk yang lurus dan lancip.
Oryx nyaris punah pada 1972. Namun berkat konservasi, populasinya terus bertambah dan saat ini diperkirakan ada sekitar 1.000 ekor. Satwa ini menjadi simbol penting serta hewan nasional di Dubai dan UEA.