Safari Gurun Dubai Mewah: Naik Land Rover Vintage, Unta, hingga Makan Malam di Tenda Bedouin

Maria Christina Malau
Dengan Land Rover vintage tahun 50-an, kami menjelajahi padang pasir saat safari gurun Dubai pada Senin, 21 April 2025 lalu. (iNews.id/Maria Christina Malau)

DUBAI, iNews.idDubai tak hanya gedung-gedung pencakar langit dan kemewahan. Di baliknya terdapat hamparan padang pasir yang bisa memberikan salah satu pengalaman tidak terlupakan seumur hidup, lewat safari gurun

Jurnalis iNews.id mengikuti safari gurun Dubai pada Senin, 21 April 2025 lalu bersama tiga orang lainnya, atas undangan Department of Economy and Tourism (DET) of Dubai. Hari sudah sore ketika pemandu wisata dari operator safari gurun Platinum Heritage, menjemput kami ke hotel. 

Dengan perjalanan sekitar 1 jam, kami tiba di kawasan Dubai Desert Conservation Center dan selanjutnya berganti kendaraan. Di sana sudah ramai wisatawan. Kami ikut mengantre memilih ghutra, kain penutup kepala tradisional Arab atau dikenal juga dengan kufiyyah. 

Kain ini umumnya dikenakan oleh pria di Uni Emirat Arab (UEA) yang berfungsi untuk melindungi dari sengatan matahari dan debu pasir. Sementara perempuan mengenakan kain yang disebut sheila. Pemandu membantu mengikatkan di kepala kami karena butuh teknik khusus.

Naik Land Rover Vintage Menjelajahi Gurun

Setelah kami menggunakan sheila, pemandu menunjuk deretan Land Rover vintage tahun 50-an yang akan kami kendarai menjelajah gurun pasir. Mobil putih dengan pelat CLASSIC DUBAI 92491, sudah menanti.

“Land Rover ini kendaraan bermotor pertama yang digunakan di gurun Dubai dan menjadi simbol warisan Dubai,” kata Ali, si pemandu.

Deretan Land Rover vintage siap membawa para wisatawan menjelajahi padang pasir saat safari gurun Dubai pada Senin, 21 April 2025 lalu. (iNews.id/Maria Christina Malau)

Pemandu pun membawa kami memasuki area konservasi gurun Dubai. Bak mobil yang terbuka membuat angin gurun dengan mudah menyapu wajah dan rambut. Mobil melaju kencang membelah jalan padang pasir yang tidak rata, membuat tubuh sesekali terguncang-guncang. 

Beberapa kali pemandu memperlambat kecepatan untuk menceritakan bagaimana masyarakat tradisional Bedouin bertahan hidup pada masa lalu di gurun. Dia juga mengungkap pentingnya konservasi satwa di padang gurun Dubai. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Bikin Takjub! Dubai akan Bangun Jalan Berlapis Emas Pertama di Dunia

Internasional
8 hari lalu

Uni Emirat Arab Tak Izinkan AS Gunakan Wilayahnya untuk Serang Iran

Niaga
20 hari lalu

Penjualan Mobil Anjlok, Mercedes-Benz Beralih Bangun Properti Mewah di Dubai

Internasional
20 hari lalu

Menlu Iran Ngadu ke Uni Emirat Arab Negaranya Diacak-acak Amerika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal