Pemandangan Hotel Mewah Zaman Kolonial di Malang, Ternyata Dulu Tempat Crazy Rich Kumpul

Avirista Midaada
Wisma Tumapel dan Hotel Pelangi, hotel dibangun di zaman penjajahan Belanda (Avirista Midaada / MPI)

Maka tak heran, bila akhirnya pemerintah kota di bawah kekuasaan Belanda memutuskan membangun hotel terlebih dahulu dibanding dengan perkantoran balai kota yang masuk dalam rancangan bouwplan. Hal ini sesuai dengan permintaan para crazy rich dan memfasilitasi para perusahaan swasta kala itu.

"Bouwplan dua baru dikembangkan, baru ada itu baru bouwplan belum ada bangunan, balai kota baru dibangun 1926 diresmikan 1929. Ternyata dari kronologi Splendid (Wisma Tumapel) lebih duluan daripada balai kota, Wisma Tumapel itu 1923, hotel lebih dulu dari pada Balai kota. Balai kota satu generasi dengan HPS (yang sekarang jadi kompleks SMA Tugu)," kata dia.

"Semua yang sponsori aktivitas perkebunan swasta tidak ada peran negara. Negara hanya regulator, yang berkuasa swasta, termasuk hotel-hotel yang mendirikan swasta, kepentingan orang-orang pebisnis, kalau kumpul di konkordia Malang, termasuk yang besar, dibandingkan konkordia lain, karena yang ditampung juga banyak," kata dia.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Masuk Ancol Gratis Mulai 8 Juni 2026, Ini Syaratnya!

57 tahun lalu

Bukit Peramun Tawarkan Sensasi Hutan yang Indah, Turis Malaysia dan Singapura Dibidik!

57 tahun lalu

Indahnya Hutan Adat Imbo Putui, Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

57 tahun lalu

Bali Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Prancis hingga Australia, Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal