Mengintip Keunikan Gereja Santa Maria de Fatima yang Mirip Klenteng di Glodok

Kiki Oktaliani
Mengintip Gereja Santa Maria de Fatima yang mirip klenteng (Foto: Instagram@susie_suhartantoe)

Awal mula dibangunnya Gereja Santa de Fatima

Tujuan awal dibangunnya Gereja Santa Maria adalah, saat adanya tugas pelayanan dan pewartaan dari Vikaris Apostolik Jakarta, Mgr. Adrianus Djajasapoetra SJ kepada Pater Wilhelmus Krause Van Eeden SJ. Selain digunakan sebagai tempat ibadah, bangunan ini juga dijadikan sekolah, sekaligus asrama bagi orang-orang Hoakiau (China Perantau) yang berada di sekitar Glodok. Pada 1953, dibeli sebidang tanah dengan luas 1 hektare untuk dijadikan kompleks gereja dan sekolah dari seorang kapitan (lurah yang berkuasa di daerah pecinan, masa itu) bermarga Tjioe, pada 1954 tanah dan bangunan itu resmi menjadi milik gereja. Pada tahun 1955, bangunan ini resmi dijadikan sebagai gereja Katolik.

Nama gereja Gereja Santa Maria de Fatima diambil dari cerita tentang penampakan Bunda Maria kepada tiga anak gembala di Fatima, Portugal. Cerita itu tergambar dalam relief Gua Maria yang terletak di sisi kanan gereja. 

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menag Tegaskan Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Tak Boleh Terulang

57 tahun lalu

Dolar Naik, Pedagang Elektronik di Glodok Menjerit Toko Sepi

57 tahun lalu

Polda Metro Jaya Amankan 860 Gereja saat Peringatan Kenaikan Yesus Kristus

57 tahun lalu

Polda Metro Jamin Misa Kenaikan Yesus Kristus Aman, 860 Gereja Dijaga Personel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal