Lagi Tren, Wisata Virtual Makin Berkembang Selama Pandemi 

Vien Dimyati
Wisata virtual makin berkembang (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Selama pandemi Covid-19, sektor pariwisata mengalami dampak sangat signifikan. Penurunan pemasukan di bidang pariwisata saat pandemi menyebabkan pemerintah memutar otak menutupi keterpurukan ekonomi negara. 

Salah satu inovasi yang dilakukan pemerintah yakni dengan memaksimalkan digitalisasi di bidang pariwisata agar
mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Pesisir Selatan Wildan menyebutkan untuk mengantisipasi dampak negatif pariwisata, maka diperlukan pengelolaan yang baik terhadap pariwisata, khususnya kebudayaan. 

Menurut Wildan, apabila jati diri kita dalam ruang budaya digital tidak berbeda dengan budaya non-digital. Maka, dengan adanya digitalisasi budaya memungkinkan kita untuk mendokumentasikan kekayaan budaya serta dapat menjadi peluang
untuk mewujudkan kreativitas.

“70 persen konsumen pariwisata Indonesia melakukan search and share melalui media digital dan media digital 4 kali lebih efektif dibandingkan konvensional. Apabila kita melihat fakta ini, maka ini menjadi peluang besar dalam mempromosikan pariwisata melalui konten kreatif,” tuturnya.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bali Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Prancis hingga Australia, Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Perjalanan WNI ke LN Anjlok 18,85%, Kunjungan Turis Masuk RI Naik

57 tahun lalu

Ini Aturan Traveling ke Korsel Bebas Visa, Wajib Baca!

57 tahun lalu

Libur Panjang Idul Adha 2026, Ragunan Diprediksi Dikunjungi 35.000 Wisatawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal