Lagi Tren, Wisata Virtual Makin Berkembang Selama Pandemi 

Vien Dimyati
Wisata virtual makin berkembang (Foto: Ist)

Terkait etika digital, Founder dan COO PT Balla Cerdas Teknologi Arsan Kumala Jaya mengatakan lini masa revolusi industri, dimulai dari era 1.0 hingga era 4.0 atau digitalisasi seperti sekarang ini. 

Menurut dia, WTO memprediksi pariwisata tahun 2030 menjadi aktivitas sosial
terpenting saat itu dan sektor pariwisata menyumbang pendapatan sebanyak 5 persen secara global.

"Tingkatkan pengetahuan literasi digital dan pemahaman bisnis pariwisata di era digitalisasi 4.0 dengan kecakapan bermedia digital. Karena suka tidak suka, mau tidak mau, era digitalisasi ini akan terakselerasi dengan cepat," ujar Arsan.

Sementara itu, Misbachul Munir selaku Manajer Program Pondok Pesantren Budaya Kaliopak Yogyakarta menggarisbawahi digitalisasi sistem pariwisata sebagai upaya strategis dalam mempercepat pertumbuhan sektor ekonomi. Salah satu caranya
yakni dengan dikembangkannya wisata virtual saat pandemi Covid-19. 

Tidak hanya itu Misbachul turut menyampaikan peran sosial media dan perangkat aplikasi lainnya yang berfungsi sebagai portal informasi, layanan fasilitas, dan promosi destinasi wisata.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bali Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Prancis hingga Australia, Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Perjalanan WNI ke LN Anjlok 18,85%, Kunjungan Turis Masuk RI Naik

57 tahun lalu

Ini Aturan Traveling ke Korsel Bebas Visa, Wajib Baca!

57 tahun lalu

Libur Panjang Idul Adha 2026, Ragunan Diprediksi Dikunjungi 35.000 Wisatawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal