6 Ritual Mengerikan Dilakukan Perempuan, Ada yang Sampai Setrika Payudara

Ratu Syra Quirinno
Tradisi mengerikan di dunia (Foto: The Week UK)

Para wanita akan dikurung di gudang kotor yang dipenuhi serangga dan kotoran hewan beraroma busuk di dalamnya. Pasalnya, wanita dianggap 'tidak suci' selama periode menstruasi. Siapapun yang menyentuh mereka wajib menjalani ritual untuk menyucikan diri. Bahkan, wanita yang sedang haid harus buang air besar di tempat terbuka lantaran dilarang menggunakan WC keluarga.

2. Setrika payudara

Ada satu tradisi yang dilakukan oleh para ibu di Afrika Barat, yaitu menyetrika payudara atau breast ironing. Mereka akan memukul payudara anak wanita berusia sepuluh tahun dengan alat besi panas atau bahkan batu untuk menghentikan pertumbuhan payudara hingga rata. Tradisi ini dilakukan untuk melindungi anak dari perhatian para pria, pelecehan seksual, serta pemerkosaan.

Para korban tentu akan menderita berbagai konsekuensi fisik dan psikologis disertai bekas luka yang tak akan hilang seumur hidup. Beberapa kemungkinan efek samping dari tradisi ini, seperti pembentukan kista, payudara cacat dan puting terbalik. Beberapa korban mungkin merasa tidak perlu menyusui anak-anak saat dewasa. Praktik ini telah dilaporkan menyebar ke komunitas Afrika di Inggris. Anggota parlemen konservatif Jake Berry telah menuntut agar 'bentuk ritual pelecehan anak' ini dilarang di Inggris.

3. Amputasi jari

Anggota suku Dani di Papua, Indonesia diketahui memotong bagian atas salah satu jari mereka untuk meratapi kematian dalam keluarga. Meskipun kematian memengaruhi semua orang secara setara, hanya wanita yang mengalami ritual menyiksa ini. Setengah jam sebelum dipotong, bagian atas jari mereka akan dibiarkan mati rasa dengan mengikatkan tali di sekelilingnya. Setelah amputasi, ujung jari akan dibakar menggunakan api. Mutilasi ini dilakukan berdasarkan keyakinan, kematian adalah kehilangan permanen yang harus ditangisi. Meski demikian, kini praktik amputasi jari telah dilarang dan para wanita muda telah menahan diri dari versi berduka yang ekstrem ini.

4. Pelapisan bibir

Wanita dari suku Mursi dan Surma di Ethiopia memakai cakram kayu atau tanah liat melingkar besar di bibir mereka sebagai tanda kecantikan dan status. Ini adalah bentuk modifikasi tubuh, di mana cakram yang semakin besar akan dimasukkan ke bibir bawah atau atas gadis-gadis muda. Disk pertama biasanya dimasukkan saat pubertas. Lubang dipotong ke bibir bersamaan dengan pencabutan dua hingga empat gigi bawah.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Peran Indonesia di UNESCO bakal Makin Kuat

57 tahun lalu

Masuk Ancol Gratis Mulai 8 Juni 2026, Ini Syaratnya!

57 tahun lalu

Bukit Peramun Tawarkan Sensasi Hutan yang Indah, Turis Malaysia dan Singapura Dibidik!

57 tahun lalu

Indahnya Hutan Adat Imbo Putui, Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal