Kucing juga telah berubah sejak zaman mereka sebagai hewan liar Afrika. Mereka sekarang memiliki otak yang lebih kecil dan warna bulu yang lebih bervariasi, ciri-ciri yang umum di antara banyak spesies peliharaan, sebagaimana dikutip dari Science Alert, Senin (30/9/2024).
Adaptasi Vokal Perak
Seperti rubah perak, kucing telah mengadaptasi vokalisasi mereka, meskipun dalam jangka waktu yang jauh lebih lama. Bayi manusia bersifat altricial saat lahir, artinya mereka sepenuhnya bergantung pada orang tua mereka.
Ketergantungan ini telah membuat manusia sangat peka terhadap panggilan bahaya. Kucing telah mengubah vokalisasi mereka untuk memanfaatkan kepekaan ini.
Sebuah studi 2009 oleh peneliti perilaku hewan Karen McComb dan timnya memberikan bukti adaptasi ini. Peserta dalam studi tersebut mendengarkan dua jenis dengkuran.
Satu jenis terekam saat kucing mencari makanan (dengkur permintaan) dan jenis lainnya terekam saat mereka tidak mencari makanan (dengkur non-permintaan).