Presiden LaLiga, Javier Tebas, menegaskan pentingnya perang melawan pembajakan audiovisual.
“Penipuan audiovisual adalah ancaman serius yang mengancam keberlangsungan industri yang fundamental bagi ekonomi Eropa, yaitu olahraga langsung. Kami bangga dengan sanksi teladan ini, yang menunjukkan pembajakan harus diperangi secara tegas di setiap level, terutama terhadap organisasi dan mafia di baliknya,” tegasnya, dikutip dari LaLiga.
Hasil ini memperkuat strategi global anti-pembajakan LaLiga. Pada musim 2024-2025, konsumsi pembajakan di Spanyol berhasil ditekan hingga 60 persen.
Upaya tersebut dilakukan melalui langkah hukum, edukasi publik, kerja sama institusi, serta pemanfaatan teknologi. Pendekatan ini menjadi model dalam memerangi distribusi konten ilegal di industri olahraga.