LaLiga Bongkar Jaringan Pembajakan Global, Vonis Terbesar Dijatuhkan
Jaringan ilegal ini mengoperasikan layanan seperti rapidiptv.com, rapidiptv.net, dan iptvstack.com. Mereka menyebarkan siaran sepak bola, film, dan serial secara ilegal ke lebih dari dua juta pengguna di tiga benua.
MU Sudah Temukan Pengganti Ideal Casemiro, Gelandang LaLiga Masuk Radar
Pengadilan menetapkan kompensasi sebesar 12 juta euro atau sekitar Rp242 miliar bagi pihak terdampak. Selain itu, denda pencucian uang mencapai lebih dari 30 juta euro atau sekitar Rp605 miliar.
Jaringan yang dipimpin sosok berjuluk “Dash, the Iranian” menggunakan berbagai metode untuk menyamarkan aliran dana. Cara tersebut meliputi payment gateway, bursa kripto, perusahaan cangkang, hingga faktur palsu.
LALIGA Menang Telak! Pengadilan Spanyol Perintahkan Blokir Streaming Ilegal
Dana hasil kejahatan digunakan untuk berbagai investasi, termasuk pembangunan gedung residensial di Iran, pembelian properti di Barcelona senilai 1,7 juta euro, serta dua kendaraan mewah senilai 400.000 euro.
Seluruh aset dan dana tersebut disita oleh otoritas, sementara domain yang digunakan ditutup permanen. Langkah ini menjadi pukulan besar bagi praktik pembajakan global.
Kecintaan Sepak Bola Warga Spanyol Ternyata Warisan Keluarga, LALIGA Ungkap Fakta Mengejutkan
Presiden LaLiga, Javier Tebas, menegaskan pentingnya perang melawan pembajakan audiovisual.