MILAN, iNews.id - Ruud Gullit mendesak Italia kembali ke DNA permainan bertahan kuat demi memulihkan kejayaan setelah gagal lolos ke tiga edisi Piala Dunia berturut-turut.
Legenda AC Milan itu menyoroti perubahan gaya bermain Italia yang dinilai menjauh dari identitas aslinya. Dia menilai pendekatan modern seperti tiki-taka tidak cocok diterapkan oleh semua tim.
Gullit memiliki pengalaman panjang di Serie A pada era keemasan, saat setiap klub hanya diizinkan memiliki tiga pemain asing. Dia menjadi bagian trio legendaris bersama Marco van Basten dan Frank Rijkaard di AC Milan.
Dalam wawancara bersama Sky Sport Italia, dia memberikan pandangan tegas soal kondisi sepak bola Italia saat ini.
Gullit menegaskan Italia harus kembali mengandalkan kekuatan utama yang telah menjadi ciri khas selama puluhan tahun.