Kekhawatiran terkait keikutsertaan Iran sempat menguat, terutama karena sebagian pertandingan digelar di Amerika Serikat. Namun, Presiden FIFA, Gianni Infantino, memastikan Iran tetap ambil bagian dalam turnamen tersebut.
"Iran pasti akan datang. Kami berharap situasi saat itu sudah lebih damai, itu tentu akan membantu," ujar Infantino dikutip dari ESPN.
Dia juga menegaskan Iran memiliki hak penuh untuk tampil setelah memastikan kelolosan. Pernyataan ini sekaligus menutup peluang adanya playoff darurat untuk menggantikan posisi mereka.
“Mereka mewakili rakyatnya, mereka sudah lolos, dan para pemain ingin bermain," ujar Infantino.
Timnas Iran dijadwalkan bertanding di Grup G bersama Mesir, Belgia, dan Selandia Baru. Selama turnamen berlangsung, mereka akan bermarkas di Tucson, Arizona, Amerika Serikat sebagai bagian dari kesiapan logistik.