Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Resmi! Arab Saudi Pecat Herve Renard 2 Bulan Sebelum Kick-off Piala Dunia 2026
Advertisement . Scroll to see content

Heboh Play Off Tambahan Piala Dunia 2026, Ketum PSSI Tegas Bilang Begini

Kamis, 16 April 2026 - 18:00:00 WIB
Heboh Play Off Tambahan Piala Dunia 2026, Ketum PSSI Tegas Bilang Begini
Isu playoff tambahan Piala Dunia 2026 mencuat, Erick Thohir dan FIFA menegaskan belum ada dasar resmi serta Iran dipastikan tetap tampil. (Foto: Cikal Bintang)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kabar playoff tambahan untuk menggantikan Iran di Piala Dunia 2026 langsung dibantah oleh FIFA, sekaligus mematahkan spekulasi yang sempat menghebohkan publik sepak bola internasional. Hingga kini, tidak ada dasar resmi terkait wacana tersebut.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memilih bersikap tegas dengan tidak ikut terbawa arus rumor. Dia menegaskan belum menerima dokumen resmi dari FIFA, sehingga tidak ingin membuat asumsi yang berpotensi menyesatkan.

"Saya belum dapat black and white-nya dari FIFA, jadi saya tidak berani berasumsi yang tidak pasti gitu," ungkap Erick kepada awak media, termasuk iNews Media Group di GBK Arena, Jakarta pada Kamis (16/4/2026).

Isu playoff tambahan mencuat setelah jurnalis ESPN, Luiz Carlos Largo, mengunggah spekulasi terkait kemungkinan adanya empat tim tambahan. Dua tim disebut berasal dari Eropa dan dua lainnya dari Asia.

Wacana ini berkembang seiring kabar potensi mundurnya Iran dari putaran final Piala Dunia 2026. Situasi tersebut dikaitkan dengan ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

FIFA Pastikan Iran Tetap Tampil

Kekhawatiran terkait keikutsertaan Iran sempat menguat, terutama karena sebagian pertandingan digelar di Amerika Serikat. Namun, Presiden FIFA, Gianni Infantino, memastikan Iran tetap ambil bagian dalam turnamen tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut