Sebelumnya, partisipasi Iran sempat dibayangi konflik yang pecah sejak akhir Februari. Kondisi tersebut memicu wacana boikot serta permintaan pemindahan laga ke Meksiko, namun ditolak oleh FIFA.
Di dalam negeri Iran, situasi mulai mereda setelah diberlakukannya gencatan senjata. Meski begitu, ketegangan belum sepenuhnya hilang, termasuk penutupan jalur strategis Selat Hormuz.
Infantino menegaskan komitmen FIFA menjaga sepak bola tetap netral di tengah konflik global. Dia menilai olahraga harus menjadi jembatan, bukan alat politik.
“Olahraga seharusnya berada di luar politik. Jika tidak ada pihak lain yang membangun jembatan, maka kami akan melakukannya,” katanya.
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi bersejarah dengan format 48 tim. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.