Absennya delegasi Iran menambah ketegangan jelang turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
Insiden ini juga menyoroti hambatan nyata terkait perjalanan, visa, dan keamanan yang berpotensi memengaruhi mobilitas pemain, ofisial, dan suporter Iran.
FIFA tetap memastikan agenda berjalan sesuai rencana, meski situasi ini menimbulkan pertanyaan soal kelancaran partisipasi Iran.
Delegasi Iran bahkan sebelumnya juga absen dalam agenda Konfederasi Sepak Bola Asia di lokasi yang sama, mempertegas dampak langsung dari masalah imigrasi tersebut.
Peristiwa ini menjadi sinyal kuat dinamika politik global ikut memengaruhi sepak bola internasional, terutama menjelang Piala Dunia 2026 yang semakin dekat.