Ketegangan AS-Iran Berpotensi Mengarah ke Perang Ketahanan, Ini Penentunya
JAKARTA, iNews.id - Aktivis Pro Palestina, Muhammad Husein menyebut ketegangan yang masih terjadi antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran berpotensi berlanjut ke perang ketahanan. Pasalnya, nasib kelanjutan perundingan damai putaran kedua belum jelas karena tarik ulur terkait isu nulklir dan Selat Hormuz.
"Kalau pun perang berlanjut setelah ini, maka kita akan menyaksikan sesuatu yang namanya war of resilience," ucap Aktivis Pro Palestina, Muhammad Husein dalam program Interupsi bertajuk 'Saling Adu Kekuatan, Perang AS-Iran Makin Genting' yang disiarkan di iNews, Kamis (30/4/2026).
Husein menambahkan, ada dua variabel utama yang menentukan kemenangan atau kekalahan dalam perang ketahanan tersebut, yakni kekuatan militer dan ketegaran warga.
"Dalam perang ketegaran ini ada dua variabel utama yang menentukan kemenangan atau kekalahan. Pertama, kekuatan militer, kedua ketegaran warganya, persis seperti yang terjadi di Gaza melawan Israel," tuturnya.
Trump Dapat Pengarahan soal Perang Iran, Serangan Darat Tetap Masuk Opsi
Dia menyebut, saat ini kekuatan militer AS dan Iran sama-sama kuat, bahkan kedua belah pihak saling mengeklaim kemenangan perang sebelum gencatan senjata dimulai.
Centcom Beri Pengarahan kepada Trump Hari Ini, Perang Lawan Iran Bakal Berlanjut?