Pemerintah Kanada menegaskan kebijakan imigrasi tetap berlaku ketat, terutama terhadap pihak yang memiliki kaitan dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Kanada sejak 2024 memasukkan IRGC sebagai organisasi terlarang sehingga individu yang terkait tidak diizinkan masuk ke wilayahnya.
“Kami tidak dapat mengomentari kasus individu, tetapi pemerintah sudah jelas: pejabat IRGC tidak dapat diterima di Kanada dan tidak memiliki tempat di negara ini,” tulis pernyataan resmi pemerintah.
Meski demikian, Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand menyebut penolakan tersebut terjadi tanpa unsur kesengajaan dalam proses administratif.
“Saya memahami ada pencabutan izin masuk. Itu tidak disengaja,” ujarnya.