Brasil Nyaris Dipermalukan Jepang di Piala Dunia 2026, Ketenangan Ancelotti Jadi Penyelamat

Abdul Haris
Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti. (Foto: FIFA)

Bruno Guimaraes menjelaskan Jepang membuat ruang bermain Brasil sangat sempit. Samurai Biru bertahan dengan struktur rapat yang membuat Selecao sulit menembus pertahanan.

“Area permainan sangat padat dan kami tidak punya ruang untuk memainkan permainan kami. Mereka bertahan secara efektif dengan formasi 5-4-1, sehingga sulit bagi kami untuk menembus. Pada babak kedua, pelatih meminta kami tampil lebih dominan dan menambah pemain di kotak penalti. Dari situlah gol tercipta,” kata Bruno.


Pemain Brasil Rasakan Efek Tenang Ancelotti

Perubahan taktik memang membantu Brasil bangkit. Namun, para pemain menilai perbedaan terbesar pada babak kedua terletak pada mentalitas. Ancelotti membuat Brasil tetap percaya, meski waktu berjalan dan tekanan makin terasa.

“Dia mengatakan kepada kami untuk bersabar karena kami adalah tim yang selalu berusaha mengontrol permainan dan mencetak gol,” kata winger Brasil, Rayan.

“Kami tahu kami akan membalikkan keadaan dan keluar sebagai pemenang,” ujarnya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hong Myung-bo Diteriaki dan Diusir Suporter di Bandara Incheon: Keluar dari Korea, Kembalikan 2 Miliar Won!

57 tahun lalu

Maroko Singkirkan Belanda, Fans Yakin Atlas Lions Bisa Tembus Final Piala Dunia 2026

57 tahun lalu

Nagelsmann Murka Gol Jerman Dianulir, VAR Bikin Die Mannschaft Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026

57 tahun lalu

Jurgen Klopp Senggol Arsenal usai Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal