4. Tinju Pieter Rumaropen ke Wasit Muhaimin
Pieter Rumaropen yang saat itu membela Persiwa Wamena, melakukan tindakan yang sangat memalukan pada 2013. Dia memberikan bogem mentah kepada wasit Muhaimin, yang kala itu memimpin laga timnya melawan Pelita Bandung Raya (PBR).
Pieter melontarkan tinjunya karena tak puas dengan keputusan Muhaimin yang menghadiahkan penalti pada PBR pada menit 81. Tinjunya itu pun membuat hidung Muhaimin berdarah hingga dilarikan ke rumah sakit.
Pemain asal Papua itu pun diganjar kartu merah oleh wasit pengganti, Tabrani. Selain itu, dia juga mendapatkan larangan bermain seumur hidup.
Media-media Inggris, seperti Guardian dan The Sun pun memberitakan kejadian pemulukan tersebut beserta videonya. Guardian juga menuliskan artikel berjudul Indonesian Footballer Banned for Life after Punching Referee.
Huffington Post pun tak mau ketinggalan dengan menulis berita bertajuk Pieter Rumaropen Gets Life Ban for Hitting Referee. Lalu, ESPN juga memberitakan secara detail bagaimana pemulukan itu membuat Muhaimin dilarikan ke rumah sakit karena pendarahan di hidungnya tak kunjung berhenti hingga membuat laga dihentikan selama 15 menit.