Setelah kebobolan, Jepang meningkatkan agresivitas. Serangan datang dari sisi kanan dan kiri, bahkan kiper Jepang sesekali melepaskan tembakan spekulatif untuk mencari peluang.
Meski mendapat tekanan bertubi-tubi, Indonesia memainkan pola bertahan super solid. Koordinasi antara Achmad Habibie dan rekan-rekannya di lini belakang membuat Jepang kesulitan menembus pertahanan.
Skuad Garuda terus memanfaatkan peluang serangan balik, menekan pertahanan Jepang dan menjaga ritme permainan. Gol tambahan sempat nyaris tercipta dari tembakan jarak dekat Samuel Eko, namun kiper Jepang berhasil mengantisipasi.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk Timnas Futsal Indonesia. Gol Samuel Eko menjadi penentu sementara, dan Indonesia masih berpeluang besar menatap babak kedua dengan optimisme tinggi.