Heboh Timnas Futsal Indonesia Vs Brasil usai Runner Up Piala Asia, FFI Buka Suara
JAKARTA, iNews.id - Timnas Futsal Indonesia membuka peluang besar menghadapi Brasil sebagai bagian dari upaya serius mengejar level futsal dunia. Langkah ini muncul seiring performa Skuad Garuda yang terus menunjukkan peningkatan signifikan di level Asia.
Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Sianipar menegaskan komitmennya mendorong Timnas Futsal Indonesia bertanding melawan negara dengan peringkat lebih tinggi. Menurut dia, peningkatan kualitas hanya bisa dicapai lewat lawan yang berada satu tingkat di atas.
Performa Timnas Futsal Indonesia memang sedang menanjak. Untuk pertama kalinya, mereka sukses melaju ke final Piala Asia Futsal dan keluar sebagai runner up setelah kalah dari Iran melalui skor ketat 5-5 (4-5).
Michael mengungkapkan sudah menjalin komunikasi langsung dengan sejumlah federasi futsal yang menempati peringkat dunia di atas Iran. Langkah ini dilakukan sebagai persiapan menghadirkan lawan berkualitas dalam turnamen internasional di Indonesia.
Hector Souto Punya Mimpi Besar: Liga Futsal Indonesia Setara dengan Spanyol
"Saya bocorkan sedikit, saya sudah komunikasi langsung ke beberapa federasi yang peringkatnya di atas Iran. Itu kan enggak, cuma beberapa ya," ucap Michael Sianipar di Jakarta, kemarin.
Dia melanjutkan rencana tersebut dengan harapan negara-negara elite bersedia datang ke Indonesia. Turnamen 4 Nations menjadi salah satu opsi yang tengah disiapkan federasi.
Ketum FFI Jamin Kontrak Pelatih Hector Souto Aman hingga Piala Dunia Futsal 2028
"Tapi saya sudah komunikasi dengan beberapa federasi yang peringkatnya di atas Iran untuk mengajak mereka datang ke Indonesia di 4-Nations kita. Tapi jadwalnya kita masih pastikan. Negara yang mana, biasanya kapan," tambahnya.
Sebagai informasi, Iran kini berada di peringkat lima dunia. Empat negara yang berada di atasnya adalah Brasil, Portugal, Spanyol, dan Argentina. Seluruh negara tersebut dikenal sebagai kekuatan utama futsal global.
Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah, PSSI Justru Kena Denda AFC Rp235 Juta