Rexy/Ricky adalah roda penggerak penting dalam mesin bulu tangkis Indonesia yang membuat mereka merebut empat gelar Piala Thomas berturut-turut dari 1994 hingga 2000.
Hingga paruh kedua 1990-an, pasangan Rexy/Ricky memenangkan lebih dari 30 gelar internasional, termasuk tiga Kejuaraan Dunia, empat Indonesia Terbuka, tiga Final Grand Prix Dunia, dua All England, dan satu hattrick di Jepang Terbuka.
Salah satu momen yang paling diingat pecinta bulu tangkis Indonesia adalah saat Rexy/Ricky menyabet medali emas Olimpiade Atalanta 1996. Mereka bertarung melawan pasangan Malaysia Yap Kim Hock/Chean Soon Kit di partai final dengan skor 5-15, 15-13 dan 15-12.
Setelah pensiun pada 2000, Rexy tidak bisa jauh-jauh dari dunia bulu tangkis. Dia memutuskan untuk melatih di olahraga yang membesarkan namanya itu. Dia melatih di Pelatnas dan melahirkan atlet-atlet seperti Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso dan Maria Kristin Yulianti.
Setelah itu, Rexy melanjutkan karier kepelatihannya di Inggris. Selama lima tahun menjadi pelatih di Inggris, dia berhasil melahirkan pasangan ganda campuran Nathan Robertson/Gail Emms yang mendapat medali perak di Olimpiade Athena 2004.