"Itu kan proses Tuhan. Itu kan pulang latihan catur mas. Akhirnya dari latihan catur itu ternyata catur itu yang membuat bisa berdiri sampai sekarang. Padahal proses itu yang sakit," ungkapnya.
Ke depan, Margaretha berharap untuk selalu memberikan prestasi bagi Indonesia. Mimpi terbesarnya adalah tampil di Olimpiade Paralimpik yang hingga saat ini cabor catur belum dipertandingkan.
“Ke depannya pasti pengin prestasi nya selalu meningkat kalau boleh bisa bermain di olimpiade. Kalau olimpiade untuk disabilitas belum ada,” tutupnya.